Ramalan Prabu Jaya Baya tentang Presiden Indonesia

presiden 2014

Prabu jayabaya merupakan seorang Raja sekaligus filsuf ulung, beliau merupakan raja yang agung, sekaligus sebagai filsuf yang cermat karena kerap kali mengeluarkan ramalan terkait kehidupan yang banyak diantaranya terbukti. Ramalan dari jayabaya yang terkenal diantaranya adalah mengenai mobil, kapal terbang, juga fenomena dukun aborsi atau anda bisa baca di Terbuktinya Ramalan Prabu Jaya Baya dalam Kitab Musasar

Kini, semakin mendekatnya Tahun 2014 yang mana merupakan pemilihan presiden RI itu, bursa capres di Indonesia mulai bergejolak. Banyak artikel yang kini menjadikan ramalan notonegoronya jayabaya sebagai referensi siapa calon presiden yang paling potensial untuk menang di Tahun 2014 mendatang 

Menurut jayabaya, presiden atau pemimpin yang akan memimpin Indonesia itu, hanya sosok yang memiliki huruf belakang vocal ‘O’, ramalan ini sudah terbukti dengan munculnya beberapa presiden berakhiran vocal ‘O’ seperti Soekarno, Soeharto, dan Susilo Bambang Yudhoyono. 

Presiden atau pemimpin yang akan memimpin Indonesia itu, hanya sosok yang memiliki huruf belakang vocal ‘O’ pada nama belakangnya – Ramalan Jayabaya 

Bagaimana dengan Habibie, Abdurahman Wahid, dan Megawati? ke-3 sosok pemimpin yang pernah menjadi orang nomor satu itu menurut ramalan ini, nampaknya tidak masuk hitungan sebagai presiden RI, karena tidak memiliki masa jabatan 5 Tahun atau lebih dari 5 Tahun seperti presiden-presiden yang namanya berakhiran huruf ‘O’ itu

Kalau ditilik berdasarkan hanya sebatas ramalan jayabaya itu, tentunya hanya Prabowo subianto saja yang berpeluang menjadi the next president RI di 2014 mendatang 

Ramalan ini makin diperkuat dengan adanya alasan-alasan logis seperti survey dan pengukuran popularitas tokoh, menurut survey terbaru yakni survei dari lembaga Soegeng Sarjadi Syndicate, Prabowo meraih suara terbanyak dengan suara 25,8 persen atau yang paling populer di antara kandidat lain. 

Survey yang diikuti oleh 2.192 responden dan diadakan pada 14-24 Mei 2012 lalu serta tersebar di 33 provinsi tanah air itu menghasilkan kesimpulan kalau Prabowo menempati posisi pertama dengan persentase perolehan suara sebanyak 25,8 persen, sementara politikus senior Megawati soekarno putri masih menempati posisi kedua dengan perolehan suara 22,4 persen selain itu ada juga politisi senior golkar yang juga mantan wakil presiden, Jusuf Kalla menempati posisi ke-3 dengan perolehan suara 14,9 persen. Sedangkan posisi ke-4 dan seterusnya diikuti oleh Aburizal Bakrie dengan suara 10,6 persen, Surya Paloh 5,2 persen suara, Wiranto 4,5 persen, Sultan Hamengku Buwono X 3,7 persen, Hatta Rajasa 2,1 persen, Sri Mulyani indrawati 2,1 persen, Hidayat Nur Wahid 1,8 persen, Ani Yudhoyono, 1,8 persen, Akbar Tandjung 1,8 persen, Djoko Suyanto 1 persen, dan posisi buncit dihuni oleh Pramono Edhie Wibowo 0,9 persen. Tentunya ramalan dan survey masih bukan merupakan faktor yang paling determinan, masih ada faktor x dan tentu saja faktor Tuhan

0 comments:

Poskan Komentar

Cari Blog Ini

Translate