Pasangan Hidup

Pasangan Hidup
Pada suatu kelas, seorang dosen mengadakan suatu permainan kecil pada mahasiswanya yang sudah berumah tangga.

Dosen : “Mari kita buat satu permainan, mohon satu orang bantu saya kedepan”.
Kemudian salah satu mahasiswa berjalan menuju papan tulis.

Dosen : “Silahkan tulis 10 nama yang paling dekat dengan Anda”
Dalam sekejap sudah dituliskan semuanya oleh mahasiswa tersebut, ada nama ortunya, nama tetangganya, nama saudaranya dll.

Dosen : “Silahkan coret 2 nama yang menurut Anda tidak penting”.
Mahasiswa tersebut lalu mencoret nama tetangganya.
Dosen : “Silahkan coret 2 nama lagi”.
Mahasiswa itu mencoret teman-teman kantornya .

Dosen : “Silahkan coret 1 nama lagi”.
Mahasiswa mencoret 1 nama lagi sampai hanya tersisa 3 nama yaitu nama ortunya, istrinya dan anaknya.

Kemudian suasana kelas terasa hening, meraka mengira semua sudah selesai dan tidak ada lagi yang harus di pilih. Tiba-tiba dosen tersebut berkata :
Dosen : “ Silahkan coret 1 nama lagi”.

Mahasiswa itu perlahan mengambil pilihan yang sangat sulit, lalu dia mencoret nama ortunya secara perlahan.
Dosen : ”Silahkan coret 1 nama lagi”.
Hati sang mahasiswa menjadi bingung. Kemudian dia mengangkat kapur dan lambat laun mencoret nama anaknya. Segera mahasiswa itu pun menangis.

Setelah suasana tenang, Dosen tersebut bertanya kepada mahasiswa itu,
“Orang terkasih Anda bukan ortu yang sudah membesarkan Anda, anak Anda adalah darah daging Anda, sedangkan istri itu bisa dicari lagi, tapi mengapa anda memilih ISTRI Anda sebagai orang yang paling sulit untuk dipisahkan?” 

Semua orang terpana menunggu jawaban mahasiswa itu, lalu dia berkata :
“Sesuai waktu berlalu, ortu saya akan pergi meninggalkan saya, sedangkan anak saya jika sudah dewasa akan menikah setelah itu pasti akan meninggalkan saya, sedangkan orang yang benar-benar bisa menemani hidup ini adalah ISTRI SAYA.

Ortu dan anak bukan saya yang pilih tapi Tuhan yang anugrahkan kepada saya dan saya memilih sendiri ISTRI saya dari wanita seluruh dunia dengan meminta yang terbaik dari Tuhan

0 comments:

Poskan Komentar

Cari Blog Ini

Translate